New Media  

Posted by Frans
NEW MEDIA IN EVERYDAY LIFE


     Kehidupan masa kini telah diwarnai dengan berbagai macam teknologi. Seakan-akan teknologi telah menguasai hampir sebagian kebutuhan hidup manusia. Dimulai dari hal-hal sederhana yang mungkin tanpa disadari selalu digunakan antara lain : televisi, radio, pendingin ruangan, penerangan, dan lain-lain.Teknologi ini semakin bertambah canggih, terutama teknologi komputer yang mulai merasuk menjadi salah satu komponen kebutuhan hidup. Dimulai dari perkembangan dan merebaknya konsol game yang menghubungkan user dengan dunia virtual hingga kian lama teknologi tersebut terus berkembang menjadi alat-alat canggih lainnya seperti handphone, MP3 player, dan lain sebagainya. Semua telah menempati baik ruang dan waktu dalam kehidupan manusia saat ini.

     Dalam kehidupan sehari-hari baik para dewasa maupun pemuda, tidak lepas dari keperluan digital. Contohnya tidak sedikit mereka yang bekerja sambil bermain games (multi-tasking) dengan alasan mengurangi tingkat kejenuhan. Demikian pula dengan pelajar yang senang mencuri kesempatan saat pelajaran berlangsung untuk beraktifitas di dunia maya lewat jejaring sosial. Tentu tidak ketinggalan dengan perkembangan dunia virtual itu sendiri melalui game-game yang kini dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai kehidupan nyata seperti jenis game perang terkini yang terkenal secara global yaitu Battle Field.

     Sesungguhnya dengan kenyamanan oleh teknologi komputer masa kini, berbagai aspek hidup mulai dari  hubungan dengan keluarga, rutinitas, bahkan relasi antara para konsumen teknologi ini dengan orang-orang di sekitarnya mengalami perubahan bertahap baik secara postif maupun negatif. Salah satu contoh dampak positifnya adalah kemudahan komunikasi jarak jauh dengan menggunakan jaringan baik telepon maupun internet.

     Penggunaan telepon sendiri mulai beralih dari telepon rumahan menjadi telepon genggam (handphone). Dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan di dalamnya, kini handphone menjadi salah satu gadget yang penting untuk dimiliki. Beberapa tahun yang lalu handphone hanya marak dipakai untuk kegunaan komunikasi secara audio dan short message service (SMS) saja. Tetapi dapat dilihat bahwa secara bertahap fitur yang ditawarkan dalam sebuah handphone menjadi semakin banyak mulai dari video call, video message, bahkan mini games. Tidak berhenti sampai di situ saja, kini berbagai perusahaan berlomba-lomba menerbitkan berbagai model gadget yang dapat digunakan sebagai palmtop dan handphone sekaligus dengan fitur gandanya yaitu sebagai media komunikasi dan juga sekaligus sebagai pengganti laptop.

     Disamping kemudahan yang disuguhkan oleh teknologi canggih masa kini, terdapat pula sisi buruk mulai dari berkurangnya komunikasi secara langsung baik antar keluarga bahkan dengan antar individu lain. Anak-anak terlarut dalam kenikmatan bermain game di dunia virtual. Tidak sedikit yang bahkan rela mengorbankan waktu belajarnya hanya untuk bermain. Sikap berontak pun timbul dari sisi kejiwaan anak terhadap orang tua yang mencoba menasihati dan membatasi kebebasan anak untuk bermain. Tidak hanya sampai di situ saja, kasus-kasus kematian disebabkan oleh over gaming juga banyak sekali terjadi secara global. Kejadian ini tidak terbatasi oleh umur dengan artian banyak juga orang dewasa yang akhirnya meninggal hanya karena dunia virtual ini. Di beberapa negara maju seperti Korea bahkan terdapat orang tua yang meninggalkan bayinya di rumah selama 3 hari hanya untuk bermain game di sebuah internet cafe yang berakibat kematian si bayi. Sisi negatif ini tidak terpaku berasal dari dunia virtual (game) saja melainkan juga peralatan komputer lain seperti handphone. Dapat dibuktikan sendiri ketika sedang berjalan di keramaian, banyak sekali orang-orang yang seakan terhipnotis oleh handphonenya sendiri. Mereka fokus kepada handphonenya sambil melakukan aktifitas baik berjalan kaki, berkendara, belanja, bekerja, belajar, dan lain sebagainya.

     Dengan demikian kenikmatan oleh komputerisasi saat ini sebaiknya digunakan dengan bijaksana tanpa harus menyerahkan keutuhan pondasi hidup pada mesin-mesin itu. Jika tidak, sikap individualis akan semakin bertumbuh dan dapat mengakibatkan kekacauan sosial. Ada baiknya kita menyediakan waktu khusus untuk berekreasi dengan keluarga atau rekan dan sahabat dengan meninggalkan sejenak kehidupan yang penuh dengan kecanggihan ini.
»»  [ Read More..]

Jurnal I  

Posted by Frans

PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI
TERHADAP BIDANG MANUFAKTUR/JASA

Yohanes Frans Budiman


Teknik Informatika, Teknik Industri, Universitas Gunadarma, Bekasi, 17123, Indonesia


yhnsfrns@gmail.com




Abstrak

Teknologi informasi yang terus berkembang tentu akan memberi dampak yang besar terhadap keadaan perekonomian khususnya dalam dunia bisnis. Dengan adanya perkembangan ini, terbentuklah efisiensi waktu dan tenaga yang baik bagi manusia untuk membantu pekerjaannya. Meskipun hal ini terlihat berdampak baik, tetapi sisi negatif pasti akan terbentuk secara alami. Dampak-dampak ini dapat diminimalisir dengan beberapa metode.




Abstract
The Effect of Information Technology Developments in Manufacturing and Services. The developing information technology will give a huge impact for economics state especially in business world. With these developments, the efficiency of both time and energy will be formed which is good for humans to help their works. Even though it seems that it gives a good effect, but the negative sides will be formed naturally. These kind of effects can be minimized with several methods.


Keyword : Information Technology, Manufacturing, Services.


1. Pendahuluan
Seiring dengan berkembangnya teknologi informatika pada saat ini, kemajuan ilmu dan pengetahuan juga turut terpacu untuk menjadi lebih sempurna lagi. Semua kreasi baru tercipta dengan tujuan agar dapat memberikan manfaat yang positif kepada umat manusia. Baik dalam hal  kemudahan, maupun cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Dalam bidang teknologi , khususnya masyarakat pasti telah menikmati banyak manfaat dari kreasi-kreasi canggih yang telah dihasilkan pada masa kini.


Walaupun pada awalnya semua itu diciptakan untuk menghasilkan manfaat yang positif, tentu pada sisi lain akan terdapat kemungkinan dalam penggunaan hal-hal negatif. Karena itu dapat disimpulkan bahwa teknologi merupakan keseluruhan dari metode yang secara rasional mengarah pada keefisiensian dalam setiap kegiatan  yang dilakukan oleh manusia.


Perkembangan teknologi akan muncul ketika seseorang menggunakan alat dan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya. Perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak yang besar dalam kehidupan masyarakat. Bukti sederhananya adalah semenjak munculnya komputer pada tahun 1955, dari situlah peradaban dunia telah memasuki era informasi. Teknologi informasi dengan komputer sebagai motor penggeraknya telah mengubah segalanya.


Pemrosesan informasi berbasis komputer mulai dikenal orang dan hingga saat ini sudah banyak software yang dapat digunakan orang sebagai alat pengolah data untuk menghasilkan informasi.


Dalam era bisnis global, pengaruh kemajuan teknologi informasi tidak dapat dihindarkan lagi, seperti penggunaan telepon, faksimili, komputer, dan satelit dalam berbagai aktivitas sarana berkomunikasi perusahaan. Teknologi informasi memungkinkan manusia untuk memperoleh informasi dari tempat yang berjauhan dalam waktu yang singkat dan dengan biaya yang murah.


Menurut B.J. Habiebie (1983: 14) ada delapan wahana transformasi yang menjadi prioritas pengembangan teknologi, terutama teknologi industri, yaitu


(1) pesawat terbang
(2) maritim dan perkapalan
(3) alat transportasi
(4) elektronika dan komunikasi
(5) energi
(6) rekayasa
(7) alat-alat dan mesin-mesin pertanian
(8) pertahanan dan keamanan.


2.Teknologi Informasi dalam Industri


Di bidang industri, komputer telah digunakan untuk mengendalikan mesin-mesin produksi dengan ketepatan tinggi, misalnya Computer Numerical Control (CNC) pengawasan numerik atau perhitungan, Computer Aided Manufacture (CAM), Computer Aided Design (CAD), yaitu industri untuk merancang bentuk (desain) sebuah produk yang akan dikeluarkan pada sebuah industri atau pabrik. Misalkan sebuah mesin serbaguna dalam industri logam sehingga dapat kita jumpai berbagai produk industri logam yang bervariasi dan jika dibayangkan dikerjakan secara manual akan sangat sulit dikerjakan. Banyak pula industri garmen yang dilengkapi dengan kendali komputer, misalnya melakukan pewarnaan, membuat bordir, dan sebagainya.


Selain industri modern saat ini juga memanfaatkan robot yang secara otomatis melakukan kerja-kerja tertentu dalam sebuah industri yang dikontrol oleh komputer yang tidak mungkin dikerjakan oleh manusia. Contohnya tangan robot dikendalikan oleh komputer digunakan untuk memasang komponen-komponen renik dan chip-chip (microprosesor) pada motherboard komputer, memasang komponen-komponen pada perangkat elektronik seperti televisi, radio/tape, vcd/dvd player, dan lain sebagainya. Bahkan untuk merakit kendaraan, mobil, motor, atau alat-alat berat lain yang telah dikendalikan oleh komputer.


3. Teknologi Informasi dan
Perkembangannya


Teknologi informasi muncul sebagai akibat semakin merebaknya globalisasi
dalam kehidupan organisasi, semakin kerasnya persaingan bisnis, semakin
singkatnya siklus hidup barang dan jasa yang ditawarkan, serta meningkatnya tuntutan selera konsumen terhadap produk dan jasa yang ditawarkan. Untuk mengantisipasi semua ini, perusahaan mencari terobosan baru dengan memanfaatkan teknologi. Teknologi diharapkan dapat menjadi fasilitator dan interpreter. Semula teknologi informasi digunakan hanya terbatas pada pemrosesan data. Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi tersebut, hampir semua aktivitas organisasi saat ini telah dimasuki oleh aplikasi dan otomatisasi teknologi informasi.


Teknologi informasi dapat didefinisikan sebagai perpaduan antara teknologi komputer dan telekomunikasi dengan teknologi lainnya seperti perangkat keras, perangkat lunak, database, teknologi jaringan, dan peralatan telekomunikasi lainnya. Selanjutnya, teknologi informasi dipakai dalam sistem informasi organisasi untuk menyediakan informasi bagi para pemakai dalam rangka pengambilan keputusan.
4. Pengaruh Perkembangan Teknologi informasi terhadap bidang jasa 


 Perkembangan teknologi yang kian pesat tentu memaksa manusia untuk berfikir lebih keras agar kemajuan teknologi tersebut tidak lewat begitu saja namun dapat dimanfaatkan bagi sesama dan bagi kemudahan dalam memberikan pelayanan berupa jasa .


Begitu banyak pelayanan jasa yang sudah memanfaatkan kemajuan dari teknologi informasi , diantaranya pemesanan tiket pesawat terbang dan pemesanan tiket bioskop yang memberikan kemudahan bagi pengguna jasa agar pengguna tidak harus bersusah-payah datang ke lokasi untuk memesan langsung tiket yang diinginkan.


Contoh lain adalah jasa pengiriman barang jarak jauh yang tidak mungkin dilakukan seseorang karena alasan kesibukan , lalu jasa delivery/pesan antar makanan yang memberikan jasa berupa mengantar makanan cepat saji terhadap pengguna jasa dan hingga saat ini contoh-contoh tersebut masih ada dan bertahan.


5. Berbagai masalah yang timbul akibat perkembangan teknologi informasi beserta cara mengatasinya 


Perkembangan teknologi informasi disatu sisi menguntungkan , Tetapi disisi lain dapat menimbulkan beberapa masalah. Bahkan teknologi informasi merupakan salah satu penyebab adanya tekanan bisnis pada organisasi. Permasalahan yang timbul akibat perkembangan teknologi informasi adalah sebagai berikut:


a. Untuk menerapkan teknologi informasi dalam perusahaan memerlukan biaya yang besar


b. Pengembangan teknologi informasi membutuhkan pengetahuan tentang teknologi informasi


c. Teknologi informasi yang diterapkan tersebut harus acceptable, artinya dapat diterima oleh semua orang yang akan menggunakannya.


d. Perkembangan teknologi informasi menuntut semakin banyaknya keahlian yang dimiliki oleh karyawan atau pekerja dalam organisasi. Oleh karena itu pendidikan tambahan dan pelatihan sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dari karyawan atau pekerja.


e. Perkembangan teknologi informasi juga memungkinkan hilangnya kesempatan kerja khususnya bagi karyawan tingkat bawah, karena teknologi informasi tersebut dapat menjalankan tugas mereka.


f. Ada juga pihak yang tidak senang dengan kehadiran komputer yang dianggap menjadikan mereka malas bekerja dan membosankan.


g. Dengan semakin canggihnya teknologi informasi maka memungkinkan munculnya kejahatan-kejahatan teknologi informasi.


 6. Kesimpulan 


 Untuk mempertahankan kelangsungan hidup suatu pelayanan jasa , harus disadari bahwa lingkungan usaha akan selalu berubah, termasuk teknologi informasi yang juga mengalami perkembangan.


Dengan berkembangnya teknologi informasi mengakibatkan perubahan-perubahan dalam bidang jasa . Jasa akan menyesaikan dengan perkembangan teknolig informasi yang kian lama kian berkembang .


Kehadiran teknologi informasi memberikan banyak manfaat bagi perusahaan yang bergerak dibidang jasa , seperti mampu meringankan aktivitas bisnis yang kompleks serta menghasilkan informasi yang dapat dipercaya, relevan, tepat waktu, lengkap, dapat dipahami, dan teruji dalam rangka perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan
manajemen.


Selain itu efisiensi operasi perusahaan dan kinerja perusahaan juga dapat ditingkatkan. Akibatnya perusahaan dapat tetap bertahan dalam era
informasi serta mampu menghadapi persaingan pasar global.


Selain menghasilkan manfaat, perkembangan teknologi informasi juga dapat menimbulkan beberapa dampak negatif bagi perusahaan, seperti tertutupnya kesempatan kerja, timbulnya resistance to change serta timbulnya kejahatan- kejahatan teknologi informasi yang dapat merugikan perusahaan.


 Daftar Pustaka


[1]http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/
[2]http://teknik-informatika.com/teknologi-informasi-bidang-industri/
[3]http://beritateknologi.com/

»»  [ Read More..]

Manusia dan Harapan  

Posted by Frans
     Dalam kehidupan ini, setiap manusia pasti memiliki harapan. Walau sekalipun terkadang harapan yang dimiliki seseorang dapat bersifat merugikan orang lain, tetapi dari sudut pandangnya sendiri tentulah itu merupakan harapan yang baik menurutnya. Harapan itu sendiri merupakan sebuah bagian dari hasrat manusia untuk menggapai sesuatu yang menurutnya akan membuahkan hal yang baik bagi dirinya. Sebagai contoh yang mudah, harapan saya adalah untuk dapat terus menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya dengan belajar melalui pengalaman hidup dan kesalahan-kesalahan yang ada.


     Berbicara mengenai harapan, tentu mempunyai hubungan erat dengan kepercayaan kita sebagai umat manusia kepada sang Pencipta. Kepercayaan ini merupakan suatu wujud dari rasa yakin akan sesuatu hal yang umumnya bersifat abstrak namun dapat dirasakan. Jika dihubungkan kepada ketuhanan, maka kepercayaan merupakan simbol keyakinan kepada sosok yang diyakini menjadi sumber dari segala sesuatu yang ada baik itu kehidupan maupun alam pikiran atau pengetahuan. Oleh sebab itu peningkatan kepercayaan diperlukan. Beberapa upaya untuk meningkatkan kepercayaan kepada Tuhan adalah dengan bersyukur dalam segala hal. Tidak perduli seberapa baik maupun buruk suatu perkara, sudah selayaknya kita tetap bersyukur karena dibalik dari segala hal yang terjadi pasti ada pesan yang terkandung di dalamnya. Tidak hanya cukup bersyukur, tetapi kita juga harus mengupayakan diri untuk menjauhi perbuatan-perbuatan yang diyakini membuahkan dosa.
»»  [ Read More..]

Manusia dan Tanggung Jawab  

Posted by Frans
     Dalam menjalani kehidupan, setiap manusia pasti dihadapkan dengan tanggung jawab. Tanggung jawab ini merupakan suatu kewajiban yang memiliki prioritas tinggi berdasarkan dari tindakan yang telah dilakukan. Dalam setiap tindakan yang dilakukan haruslah disertai dengan rasa penuh tanggung jawab karena memiliki konsekuensinya masing-masing.

     Tanggung jawab dimulai dari entitas tertinggi yaitu kepada Tuhan. Sudah sepatutnya kita sebagai makhluk ciptaan-Nya mempertanggung jawabkan hidup yang diberikan kepada kita ini dalam bertingkah laku, berpikir, dan beriman. Setelah itu, tanggung jawab ini akan berhubungan dengan diri kita sendiri, dimana kita harus dapat bertanggung jawab dengan apa yang telah kita lakukan, baik itu perbuatan yang baik bahkan perbuatan yang tidak baik. Jika kita telah dapat bertanggung jawab dengan diri kita sendiri, maka tanggung jawab selanjutnya adalah kepada keluarga kita, seperti tanggung jawab orang tua kepada anak dan sebaliknya. Tidak hanya sampai di situ saja, tanggung jawab yang lebih luas lagi adalah tanggung jawab kepada masyarakat, bangsa, dan negara dimana perbuatan kita haruslah sesuai dengan norma dan nilai yang ada di dalamnya.

     Berbicara mengenai tanggung jawab, tidaklah jauh dari suatu pengabdian. Hal ini dikarenakan pengabdian adalah salah satu buah dari rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap suatu hal yang dianggap sangat berharga atau penting. Contohnya adalah seorang kepala ahli database dari sebuah perusahaan besar dan terkenal yang mengabdi untuk bekerja menjaga keamanan dan kerahasiaan database perusahaan tersebut.

     Dengan pengabdian, maka pengorbanan juga dibutuhkan karena pengorbanan merupakan suatu wujud tindakan yang dilakukan untuk menjaga, setia, dan menghormati serta menghargai apa yang kita anggap berharga / sayangi. Contohnya ialah pengorbanan orang tua terhadap anaknya. Mereka akan berusaha sebaik mungkin agar anaknya bisa mendapatkan kehidupan yang layak.
»»  [ Read More..]

Manusia dan Pandangan Hidup  

Posted by Frans
     Berbicara mengenai pandangan hidup, berarti berbicara mengenai sebuah visi, pola pikir, dan ideologi yang dipegang oleh masing-masing pribadi manusia. Pandangan hidup inilah yang menjadi suatu pondasi dalam kehidupan seseorang. Tanpa adanya pandangan hidup, dapat diibaratkan dengan sebuah bangunan yang dibangun diatas pasir. Ketika badai datang, akan mudah sekali bagi bangunan tersebut untuk tergoyahkan. Demikian juga dengan manusia, akan mudah sekali terpengaruh oleh banyak hal jika tidak memiliki pandangan hidupnya sendiri.

     Sebuah pandangan hidup tentu memiliki sumber yang nyata. Bahkan ada banyak hal yang dapat mempengaruhi pandangan hidup seseorang. Keadaan lingkungan hidup di sekitar tentu menjadi cikal bakal pandangan hidup seseorang. Keadaan lingkungan ini tentu terpaut oleh banyak hal seperti perlakuan orang lain, kebutuhan untuk bertahan hidup, dan lain-lain. Mengapa perlakuan dari individu lain dapat mempengaruhi pandangan hidup seseorang ? Dapat diumpamakan ketika seseorang menjadi inspirasi bagi kita, hal tersebut akan memungkinan kita untuk berkeinginan menjadi pribadi yang lebih baik seperti beliau. Secara tidak langsung ini sudah mengubah sebagian dari pandangan hidup kita. Faktor kebutuhan untuk bertahan hidup seperti ketika seseorang dengan masalah perekonomiannya tetap harus dapat menghidupi dirinya atau bahkan keluarganya. Tentu hal ini dapat mengubah pandangan hidupnya untuk berusaha sekuat tenaga agar dapat meneruskan kehidupannya dan keluarganya.

     Tidak hanya sebagai visi dan misi belaka, pandangan hidup juga didasari pada ideologi yang mana merupakan sebuah gagasan atau ide. Mengapa demikian ? Setiap orang tentu memiliki karakternya masing-masing, dari karakter yang kian hari terus teralterisasi oleh pola hidup akan muncul ide pokok mengenai siapa dan apa tujuan hidupnya.

     Dengan memiliki pandangan hidup, sudah tentu seseorang akan memiliki cita-cita pula. Seperti yang telah disampaikan bahwa pandangan hidup mengandung visi dan misi (cita-cita). Secara logis, cita-cita berarti sebuah angan atau keinginan yang berasal dari alam pikir terdalam dari seseorang. Contohnya ketika seorang anak kecil memiliki kegemaran dengan komputer yang kemudian mengalterisasi pandangan hidupnya sehingga ia memiliki keinginan untuk menjadi seorang yang ahli di bidang komputerisasi seperti programmer, designer, illustrator, ataupun berkelut dalam jaringan. Umumnya cita-cita berhubungan dengan keinginan untuk menjadi individu yang lebih baik, dengan kata lain memiliki sisi baik. Kebajikan dapat didefinisikan sebagai hal yang mendatangkan kebaikan. Secara tidak langsung dengan berangan-angankan hal yang baik, kita sudah termasuk memiliki keinginan untuk berbuat bajik. Perbuatan atau tingkah laku ini didasari oleh :


1. Faktor Biologis
Faktor biologis terlibat dalam seluruh kegiatan manusia, bahkan berpadu dengan faktor-faktor sosiopsikologis. Menurut Wilson, perilaku sosial dibimbing oleh aturan-aturan yang sudah diprogram secara genetis dalam jiwa manusia.
2. Faktor Sosiopsikologis
Kita dapat mengkalsifikasikannya ke dalam tiga komponen.
• Komponen Afektif
merupakan aspek emosional dari faktor sosiopsikologis, didahulukan karena erat kaitannya dengan pembicaraan sebelumnya.
• Komponen Kognitif
Aspek intelektual yang berkaitan dengan apa yang diketahui manusia.
• Komponen Konatif
Aspek volisional, yang berhubungan dengan kebiasaan dan kemauan bertindak.
Adapun beberapa faktor lain yang dapat mempengaruhi perilaku seseorang yaitu Faktor genetik atau keturunan merupakan konsepsi dasar atau modal untuk kelanjutan perkembangan perilaku makhluk hidup itu. Faktor genetik berasal dari dalam diri individu (endogen), antara lain:
a. Jenis Ras
Setiap ras di dunia memiliki perilaku yang spesifik saling berbeda satu dengan yang lainnya.
Tiga kelompok ras terbesar, yaitu:
Ras kulit putih atau ras Kaukasia.
Ciri-ciri fisik : Warna kulit putih, bermata biru, berambut pirang.
Perilaku yang dominan : Terbuka, senang akan kemajuan, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.
Ras kulit hitam atau ras Negroid.
Ciri-ciri fisik : Berkulit hitam, berambut keriting, dan bermata hitam.
Perilaku yang dominan : Keramah tamahan, suka gotong royong, tertutup, dan senang dengan upacara ritual.
b. Jenis Kelamin
Perbedaan perilaku pria dan wanita dapat dilihat dari cara berpakaian dan melakukan pekerjaan sehari-hari, pria berperilaku atas dasar pertimbangan rasional atau akal, sedangkan wanita atas dasar pertimbangan emosional atau perasaan. Perilaku pada pria di sebut maskulin sedangkan perilaku wanita di sebut feminim.
c. Sifat Fisik
Kalau kita amati perilaku individu berbeda-beda karena sifat fisiknya, misalnya perilaku individu yang pendek dan gemuk berbeda dengan individu yang memiliki fisik tinggi kurus.
d. Sifat Kepribadian
Salah satu pengertian kepribadian yang dikemukakan oleh Maramis (1999) adalah : “keseluruhan pola pikiran, perasaan dan perilaku yang sering digunakan oleh seseorang dalam usaha adaptasi yang terus menerus terhadap hidupnya”.
e. Bakat Pembawaan
Bakat menurut Notoatmodjo (1997) yang mengutip pendapat William B. Micheel (1960) adalah : “kemampuan individu untuk melakukan sesuatu yang sedikit sekali bergantung pada latihan mengenal hal tersebut”. Bakat merupakan interaksi dari faktor genetik dan lingkungan serta bergantung pada adanya kesempatan untuk pengembangan.
f. Intelegensi
Menurut Terman intelegensi adalah : “kemampuan untuk berfikir abstrak” (Sukardi, 1997). Sedangkan Ebbieghous mendefenisikan intelegensi adalah : “kemampuan untuk membuat kombinasi” (Notoatmodjo, 1997). Dari batasan terebut dapat dikatakan bahwa intelegensi sangat berpengaruh terhadap perilaku individu. Oleh karena itu, kita kenal ada individu yang intelegen, yaitu individu yang dalam mengambil keputusan dapat bertindak tepat, cepat dan mudah. Sebaliknya bagi individu yang memiliki intelegensi rendah dalam mengambil keputusan akan bertindak lambat.
 Sumber : http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/11/faktor-yang-mempengaruhi-perilaku-seseorang/

     Ketika seseorang telah memiliki suatu tujuan, maka sebuah usaha dibutuhkan untuk mencapainya. Usaha atau perjuangan merupakan suatu upaya yang dilakukan demi mencapai suatu tujuan. Contoh dalam kehidupan sehari-hari adalah saat kita akan mengikuti ujian, tentu usaha yang kita lakukan ialah mempelajari materi yang akan diujikan.
»»  [ Read More..]