Fulapi Bard (Flappy Bird)  

Posted by Frans
         Siapa yang tidak kenal dengan game mobile terkenal yang satu ini ? Tentu mayoritas umum pemilik smartphone Android maupun iPhone mengenal game yang satu ini. Tak lain dan tak bukan adalah Flappy Bird, sebuah game buatan Dong Nguyen yang besar di Van Phuc (sebuah desa diluar Hanoi). Semasa kecil Dong Nguyen memainkan sebuah video game yang cukup terkenal berjudul Super Mario Bros. Ia mulai terjun ke dunia programming semenjak umur 16. Saat ia berumur 19 tahun, Dong Nguyen berhasil memenangkan internship di Punch Entertaintment (salah satu perusahaan video game di Vietnam). Dikala iPhone sedang booming dengan aplikasi game terkenalnya, Angry Bird, Dong Nguyen berhasrat untuk membuat game yang lebih simpel untuk orang-orang. Alhasil, Flappy Bird pun berhasil dibentuk hanya dalam jangka waktu 2 sampai 3 hari saja. Karakter Flappy Bird sesungguhnya berasal dari sebuah platform game yang batal diluncurkan pada 2012. Dong Nguyen meyakini bahwa tidak ada hal yang mustahil dalam game buatannya ini.

         Dong Nguyen percaya bahwa game contemporer dari barat terlalu kompleks. Di perusahaannya, Gears Studios, memiliki filsafah untuk game produksinya yaitu "heavily influenced by retro pixelated games in its golden age. Everything is pure, extremely hard and incredibly fun to play." atau dengan kata lain game pixel yang murni, sulit, namun menyenangkan untuk dimainkan.


         Mengenai kepopuleran Flappy Bird tersendiri, sesungguhnya Flappy Bird bukan salah satu game "wah" yang biasanya bergantung dengan tampilan grafik dalam game, gaya permainan, fitur-fitur terkandung di dalam game, story line atau alur cerita dari game tersebut, dan lain-lain. Flappy Bird hanyalah game sederhana, sesederhana mungkin sehingga semua orang sanggup memainkannya. Ya, hal itulah yang membuat game ini populer. Semua orang dapat memainkannya tanpa perlu berlatih, berbeda dengan kebanyakan game konsol yang beredar dengan desain grafis yang spektakuler dan fitur permainan yang fantastis. Sangat besar kemungkinannya untuk game-game "hebat" tersebut membutuhkan hardware dengan spesifikasi tinggi atau bahkan membutuhkan perangkat khusus agar dapat dimainkan, sedangkan Flappy Bird hanya membutuhkan sebuah device dengan fitur touch screen dengan platform Android maupun iPhone, dan semua mampu memainkannya secara langsung tanpa perlu membaca sebuah tutorial bermain yang rumit.


         Kendati demikian, Flappy Bird ditarik dari peredaran pada bulan Februari 2014 lampau. Hal ini sangat mengejutkan ketika Dong Nguyen mengumumkan di Twitter bahwa gamenya itu akan ditarik dari Apple's App Store dan Google Play dengan pesan "I am sorry 'Flappy Bird' users, 22 hours from now, I will take 'Flappy Bird' down. I cannot take this anymore." Dong Nguyen menyatakan bahwa penarikan gamenya itu tidak ada kaitannya dengan masalah keilegalitasan. Namun, tak lama setelah itu, Twitternya dibanjiri oleh pesan dari para fans 'Flappy Bird' yang kecewa atas pengumumannya tersebut hingga ada yang mengancam akan membunuhnya ataupun akan melakukan bunuh diri.


         Setelah penarikan aplikasi game tersebut, banyak media yang menyatakan bahwa beberapa penjual di eBay menawarkan smartphone yang memiliki aplikasi game 'Flappy Bird' di dalamnya dengan harga yang luar biasa tinggi, namun daftar penjualan tersebut segera dihapus oleh eBay karena melanggar peraturannya yaitu perangkat gadget sejenis smartphone harus diset dalam keadaan pabrik (factory settings atau dapat dimaksud dengan keadaan semula saat produk diluncurkan dari pabrik tanpa ada yang diubah, ditambah, ataupun dikurangi fiturnya).


         Saat diinterview oleh Forbes, Dong Nguyen menyatakan bahwa Flappy Bird ditarik karena sifatnya yang ternyata berunsur candu di kalangan masyarakat global. Pada awalnya ia hanya membuat Flappy Bird untuk dimainkan dengan santai, namun ternyata fakta berkata lain. Untuk mengatasinya, terpaksa ia harus menarik Flappy Bird dari peredaran, karena ia menjadi merasa bersalah bahkan ketika tidur. Ia menyatakan perasaan leganya ketika gamenya ditarik dari peredaran. Pada 19 Maret 2014, Dong Nguyen menyatakan bahwa Flappy Bird akan dirilis kembali, namun tidak dalam waktu dekat.


sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Flappy_Bird
»»  [ Read More..]

Image and Display & Pemodelan Geometri  

Posted by Frans
Image and Display

Image and Display merupakan keluaran (output) dari proses pemodelan dalam wujud gambar (image) yang telah melewati tahap pembuatan, teksturing, dan rendering. Output ini terkadang masih perlu memasuki tahap pengoreksian warna, cahaya, bayangan, dan efek-efek visual lainnya untuk kemudian dibangun (build) dengan software animasi agar sesuai dengan tujuan si pembuat.


Pemodelan Geometri

Pemodelan geometri (Geometric Modeling) merupakan cabang dari ilmu matematika dan komputasi geometris yang mempelajari metode dan algoritma dari bentuk-bentuk geometri (shapes) secara matematis. Shapes yang dipelajari pada pemodelan geometri umumnya memiliki wujud 2 dimensi dan 3 dimensi meskipun banyak tools dan prinsip modeling yang dapat diterapkan dalam beragam dimensi.


Pada masa kini pemodelan geometri banyak dilakukan dengan menggunakan bantuan komputer. Model 2 dimensi sangat penting dalam typography dan teknis penggambaran, sedangkan model 3 dimensi menjadi pusat desain berbasis komputer yang banyak digunakan dalam berbagai bidang seperti teknik sipil, teknik mesin, arsitektur, geologi, dan medis.

Model geometri biasanya dikenali dari bentuk proseduralnya yang berorientasi objek dimana membutuhkan penggunaan sebuah algoritma yang mendefinisikan wujud dari model tersebut. Dengan gambar digital dan pemberian volume yang pas, model geometri akan terlihat sesuai seperti wujud nyatanya.


Sumber : Wikipedia.org
»»  [ Read More..]

Texturing  

Posted by Frans
Texturing atau yang biasa dikenal dengan Texture Mapping merupakan sebuah metode penambahan detail tekstur (dapat berupa bitmap ataupun raster image) atau warna pada permukaan objek 3D dalam desain grafis berbasis komputer. Proses pemetaan tekstur ini mirip dengan metode perekatan kertas bermotif pada sebuah kardus sebagai contohnya. Tujuan utama dari Texture Mapping adalah untuk memberi kesan hidup pada sebuah objek 3D. Setiap vertex dari objek poligon diatur oleh koordinat tekstur baik melalui penugasan eksplisit maupun secara prosedural. Lokasi dari sampel gambar kemudian akan diinterpolasi sepanjang permukaan objek poligon tersebut untuk menghasilkan hasil visual yang nampak lebih nyata dibandingkan objek 3D tanpa tekstur.


Terdapat beberapa metode pemetaan tekstur, beberapa diantaranya adalah :


  • Multitexturing
    Sebuah upaya untuk melakukan banyak pemetaan tekstur di saat yang sama pada sebuah objek poligon. Contohnya sebuah pemetaan tekstur pencahayaan dapat dilakukan untuk memastikan pencahayaan pada permukaan objek  telah benar untuk setiap proses rendering.

  • Bump Mapping
    Sebuah metode pemberian tekstur menonjol yang mengatur secara langsug arah hadap suatu permukaan objek untuk tujuan kalkulasi pencahayaan yang sempurna. Contohnya untuk penampilan permukaan yang kompleks seperti batang pohon yang tidak mulus sehingga pasti akan memiliki efek pencahayaan yang lebih detail lagi.

Sumber : Wikipedia.org
»»  [ Read More..]

Rendering  

Posted by Frans
Rendering merupakan sebuah proses pembentukan image (gambar) dari sebuah model dalam komputer. Image yang terbentuk dari model yang biasa dikenal sebagai scene yang memiliki objek-objek yang telah terdefinisi secara khusus dalam sebuah bahasa atau dengan kata lain telah terstruktur datanya. Misalnya sebuah scene dapat terdiri dari informasi tentang keadaan virtualnya seperti mengenai geometri, sudut pandang, tekstur, pencahayaan, dan pemetaan bayangan. Data yang terkandung di dalam sebuah scene kemudian dialihkan ke program rendering untuk diproses dan ditampilkan hasilnya menjadi sebuah image (gambar).



Untuk melakukan rendering, proses sebenarnya tidak semudah yang dibayangkan dimana sebuah scene harus diuraikan dan dialirkan oleh sebuah alat rendering seperti GPU (Graphic Processing Unit). GPU merupakan alat yang dirancang khusus untuk membantu CPU melakukan kalkulasi rendering yang kompleks. Contohnya jika sebuah scene memiliki tampilan yang sangat realistis dengan dunia nyata, maka rendering software harus dapat merealisasikannya ke dalam bentuk image melalui rumusan-rumusan yang telah ditetapkan. Oleh sebab itu renderer dapat dikatakan sebagai sebuah program rekayasa yang membutuhkan ketelitian dan pemahaman tinggi mengenai ilmu pencahayaan fisika, persepsi visual, matematika, dan pengembangan software.


Berikut adalah beberapa istilah yang sering dijumpai dalam hal rendering :


  • Shading
    Pengaturan bagaimana pewarnaan dan pencahayaan terhadap permukaan objek terjadi berdasarkan arah cahaya. 

  • Texture-mapping
    Metode penerapan detail untuk permukaan objek. 

  • Bump-mapping
    Metode untuk menyimulasikan permukaan yang tidak rata pada objek (Seperti benjolan, Gundukan, dll). 

  • Fogging
    Pengaturan bagaimana pencahayaan akan terjadi saat melewati keadaan udara yang tidak jernih (Seperti penampakan embun, asap, kabut, dll). 

  • Shadows
    Pemberian bayangan yang sesuai dengan arah cahaya datang. 

  • Soft Shadows
    Ketebalan bayangan berdasarkan banyak atau sedikitnya cahaya yang mengenai permukaan objek. 

  • Reflection
    Pantulan objek yang terjadi seperti pada cermin, permukaan air, keramik, dll. 

  • Transparency
    Transmisi cahaya yang kuat hingga dapat menembus sebuah benda padat seperti kaca. 

  • Transculency
    Transmisi cahaya yang tersebar pada sebuah benda padat. 

  • Refraction
    Refraksi cahaya yang biasa disebabkan oleh transparansi. 

  • Diffraction
    Difraksi cahaya yang biasa terjadi karena interferensi pada cahaya yang melewati sebuah objek atau medium seperti air. 

  • Depth of Field
    Dimana sebuah objek nampak blur (buram) yang disebabkan oleh kurangnya fokus pada objek tersebut karena keberadaannya yang terlalu jauh ke depan atau ke belakang dari titik fokus. 

  • Motion Blur
    Dimana sebuah objek nampak blur karena adanya kecepatan gerak (velocity) dari objek itu sendiri maupun kamera. 

  • Non-photorealistic Rendering
    Rendering yang dilakukan untuk mendapatkan hasil yang artistik layaknya seperti lukisan bukan foto.

Sumber : Wikipedia.org
»»  [ Read More..]

Metode Modeling 3D  

Posted by Frans

Untuk melakukan pemodelan 3D dapat dilakukan dengan beberapa metode. Berikut adalah metode-metode yang umum dipakai dalam perfilman maupun produksi game.


  • Box Modeling

    Box Modeling merupakan teknik pemodelan poligonal dimana pemodel memulai pekerjaannya dari objek geometri primitif (balok, bola, tabung, dll) kemudian mengubah bentuknya hingga terbentuk wujud seperti yang diinginkan. 

    Pemodel biasanya bekerja secara bertahap, dimulai dari pembagian mesh secara sederhana, kemudian memperbaiki bentuk, dan akhirnya pembagian mesh secara detail untuk menyempurnakan bentuk agar lebih halus serta menambah detail. Tahap perbaikan bentuk dan pembagian mesh secara detail akan dilakukan secara berulang hingga model memiliki detail yang cukup seperti yang diinginkan. 

    Pemodelan ini merupakan metode pemodelan poligonal yang paling umum dan sering digunakan bersamaan dengan teknik pemodelan Edge (Contour).


  • Edge/Contour Modeling

    Metode pemodelan ini masih termasuk dalam teknik poligonal namun berbeda dengan metode box modeling. Pada metode ini, model dibentuk sedikit demi sedikit dengan meletakkan objek poligonal (segitiga maupun segiempat). Untuk mendapatkan model yang halus dibutuhkan banyak objek poligonal.


  • NURBS (Spline Modeling)

    Metode NURBS sangat banyak digunakan untuk pembuatan model otomotif. Berbeda dengan metode poligonal, model dengan metode NURBS tidak memiliki faces, edges, ataupun vertices melainkan hanya permukaan yang terbentuk dari hasil ukir antar objek yang biasa dikenal sebagai splines. 

    Lengkungan NURBS dibentuk dengan menggunakan pen tool seperti pada MS paint atau Adobe Illustrator namun lengkungan ini terbentuk dalam dimensi 3D. Pemodel hanya perlu membuat lengkungan dan software akan secara otomatis membentuk ruang diantara lengkungan tersebut. Metode ini biasa digunakan untuk pembuatan model 3D seperti gelas wine, vas bunga, piring, dll.


  • Digital Sculpting

    Digital Sculpting merupakan metode dimana pemodel melakukan pembuatan model 3D layaknya sedang memahat namun secara digital. Pada metode ini, mesh terbentuk secara organik menggunakan Wacom tablet device untuk mencetak dan membentuk model layaknya seorang pemahat asli yang menggunakan kuas ke model tanah liatnya. Dengan Digital Sculpting, pemodelan 3D menjadi lebih cepat, efisien, dan membuat pemodel dapat bekerja untuk mesh beresolusi tinggi yang mencakup jutaan poligon. Metode ini biasa digunakan untuk membentuk model permukaan alam.


  • Image Based Modeling

    Pada metode ini, pemodel melakukan pembuatan model 3D berlandaskan dari sebuah gambar 2D. Biasanya metode ini dipakai pada situasi dimana waktu atau budget kurang memenuhi untuk merealisasikan model 3D yang sempurna. Contoh penerapan kasus ini ada dalam film The Matrix dimana timnya mungkin tidak memiliki waktu ataupun resource untuk membentuk model 3D sempurna. Mereka hanya merekam aksi yang ada dengan menggunakan kamera secara 360 derajat yang kemudian memakai algoritma interpretatif untuk membuat pergerakan kamera 3D "virtual".

Sumber : 3d.about.com
»»  [ Read More..]