Instalasi Server  

Posted by Frans



Tugas 3(Pemograman Jaringan)


Nama Kelompok :
Edy Prasetyo (52411324)
Haries Yoga Pratama
Raden Moch Ryansah
Syatria Babullah
Yohanes Frans Budiman
Pembuatan DNS Server
Langkah pertama yang dilakukan adalah menginstal paket software yang diperlukan dalam membuat DNSserver dengan perintah apt-get install bind9
Kemudian  melakukan konfigurasi pada file named.conf.default-zones pada folder /etc/bind :clip_image002

 Konfigurasi named.conf.default-zones
lalu membuat forward zone baru yaitu gunadarma.com dengan tipe primary/master dan konfigurasinya disimpan di /etc/bind/db.edy kemudian reverse zone baru yaitu blok ip depan dari alamat dns server yang konfigurasinya disimpan pada /etc/bind/db.192.
Sebelum membuat konfigurasi pada file db.edy dan db.192 harus menyalin terlebih dahulu file db.local menjadi db.edy dan db.127 menjadi db.192, kemudian melakukan konfigurasi pada kedua file tersebut berikut konfigurasinya :
clip_image004
Konfigurasi db.edy
clip_image006
Konfigurasi db.192
Kemudian  melakukan konfigurasi pada file /etc/resolv.conf agar komputer localhost dapat mengakses dns tersebut, berikut isi konfigurasi tersebut:
clip_image008

Konfigurasi resolv.conf
Kemudian  me-restart layanan bind dengan perintah service bind restart. Dan untuk mengecek dns yang telah dibuat sudah berjalan menggunakan perintah nslookup sebagai berikut :
clip_image010

Pengecekan DNS Aktif
Pembuatan FTP Server
Langkah pertama yang dilakukan adalah menginstal paket software yang diperlukan dalam membuat FTPserver dengan perintah apt-get install profptd
  1. Pada jendela yang muncul, pilih [standalone] >> [OK]
    6-2
  2. Edit isi file paket proftpd.
    root@server-tkj:/home/habib# nano /etc/proftpd/proftpd.conf

  3. Edit script sehingga seperti pada gambar sebelah kanan berikut:

    6-4

  4. Kemudian restart konfigurasi file proftpd.
    root@server-tkj:/home/habib# /etc/init.d/proftpd restart

  5. Uji hasil konfigurasi dengan perintah links.
    root@server-tkj:/home/habib# links ftp.smknbi.net

  6. Maka akan ditamplikan seperti gambar berikut:

    6-6


    Berdasarkan gambar di atas, koneksi ke server masih berjalan dengan baik, namun tidak bisa login karena menggunakan browser links yang berbasis teks. Untuk keluar, gunakan tombol keyboard q laluENTER. Untuk itu, kita harus mengujinya dengan browser berbasis GUI.


    .

  7. Selanjutnya uji dengan Web browser dari PC client. Ketikkan pada address bar:www.ftp.smknbi.net dari PC client. Jika muncul konfirmasi user dan password, isikan user dan password akun yang dibuat saat instalasi debian.


    6-7

  8. Maka akan ditampilan file/folder yang dapat diakses pada FTP server oleh FTP Client seperti gambar berikut:

    6-9


Pembuatan Web Server


Langkah pertama yang dilakukan adalah menginstal paket software yang diperlukan dalam membuat Webserver dengan perintah apt-get install apache2.


Kemudian untuk mengedit tampilan web terlebih dahulu harus mengedit file index.html yang terdapat pada folder /var/www :

clip_image012

Tampilan index.html


Untuk memanggil web server  menggunakan browser dengan mengetikan alamat ip Web Server yaitu 192.168.43.171 atau menggunakan dns yang sudah aktif yaitu sever.gunadarma.com sebelumnya harus me-restart layanan apache dengan perintah service apache2 restart, berikut tampilannya :

clip_image014

Tampilan web melalui browser


Pembuatan Mail Server


Langkah pertama yang dilakukan  adalah menginstal paket software yang diperlukan dalam membuat Mailserver dengan perintah apt-get install postfix squirrelmail courier-pop courier-imap.


Kemudian  melakukan konfigurasi pada file main.cf pada folder /etc/postfix :clip_image016


clip_image017

Konfigurasi main.cf


kemudian menambahkan beberapa konfigurasi ke dalam file main.cf yaitu myhostname yang berisi namahost/domain dari mail server tersebut, kemudian mydestination adalah host/domain yang diperbolehkan mengakses mail server tersebut, mynetworks adalah alamat network yang diperbolehkan mengakses mailserver tersebut dan home_mailbox yaitu tempat dari penampungan email yang dikirim ataupun diterima.


Kemudian  membuat folder Maildir pada server agar setiap user yang dibuat nantinya akan otomatis memilikihome mailbox sendiri dengan perintah maildirmake /etc/skel/Maildir. Dan selanjutnya melakukan konfigurasi pada squirrelmail dengan perintah squrrelmail-configure, berikut tampilannya :

clip_image019

Konfigurasi Squirrelmail


Untuk merubah imap server yang digunakan harus mengetik D kemudian memasukan courier sebagai imapserver yaitu digunakan pada saat mengambil email dari server dan ditampilkan kedalam webmail :

clip_image021

Konfigurasi IMAP Pada Squirrelmail


Kemudian membuat virtual host yang digunakan untuk memanggil squirrelmail dengan nama mail.gunadarma.com pada browser, dengan membuat file baru bernama vhost pada folder /etc/apache2/sites-enabled/ berikut isi dari file vhost :

clip_image023

Pembuatan Virtual Host


Sebelum login ke dalam webmail yang sudah dibuat terlebih dahulu membuat user dengan perintah adduser :

clip_image025

Pembuatan User


Kemudian untuk masuk kedalam webmail harus mengetikan mail.gunadarma.com pada browser :

clip_image027

Tampilan Awal Squirrelmail

clip_image029

Tampilan Setelah Login Squirrelmail



Pembuatan DHCP Server

Langkah pertama yang dilakukan adalah menginstal paket software yang diperlukan dalam membuat DHCPserver dengan perintah apt-get install dhcp3 server


Konfigurasi file konfigurasi /etc/dhcp3/dhcpd.conf, dengan perintah :

# pico /etc/dhcp3/dhcpd.conf


 Edit Script di bawah ini :


subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {

range 192.168.1.2 192.168.1.254;


option domain-name-servers 192.168.1.1;


option domain-name “komputer server”;


option routers 192.168.1.1;


option broadcast-address 192.168.1.255;


default-lease-time 600;


max-lease-time 7200;


}


 Untuk mensetting dhcp agar komputer client mendapatkan ip yang tetap edit script seperti di bawah ini :


host komputer1 {

hardware ethernet 00:50:56:C0:00:01;


fixed-address 192.168.1.2;


}


 Menjalankan daemon dhcp server, dengan perintah :

# /etc/init.d/dhcp3-server restart


Starting DHCP server : dhcpd3 .

»»  [ Read More..]

Search Engine Optimization  

Posted by Frans
SEO atau Search Engine Optimization adalah suatu teknik untuk memaksimalkan suatu website agar lebih dikenal atau lebih mudah dibaca oleh search engine. Teknik SEO dilakukan melalui proses yang sistematis artinya teknik SEO harus mengikuti aturan-aturan yang berlaku pada suatu search engine tertentu yang menjadi rujukannya.

Teknik SEO diterapkan pada suatu website dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah pengunjung website tersebut. Banyak sekali faktor yang menentukan keberhasilan dalam SEO namun dapat di golongkan menjadi dua yaitu :

Onpage Optimazation yaitu teknik melakukan optimasi dari dalam suatu website dengan jalan memodifikasi faktor-faktor tertentu dari bagian suatu website misalkan menentukan title, tag, content yang relevan dengan title dan lain-lain.

Offpage Optimazation yaitu teknik optimasi yang dilakukan dari luar bagian website dengan tetap mengacu pada alogaritma search engine tertentu misalkan memperbanyak backlink yang berkualitas.

Teknik SEO bagi kebanyakan orang bisa terbilang sulit karena membutuhkan skill yang cukup dan tingkat kesabaran yang tinggi sedangkan hasilnya tidak dapat dilihat secara langsung. Selain itu metode search engine tertentu, untuk meng-index hasil pencarian juga sering berubah. Oleh karena itu SEO dapat dikatakan sangat dinamis karena metodenya berubah dari waktu ke waktu dan juga SEO tidak dapat memberikan jaminan apakah website tersebut akan muncul dalam index pencarian teratas atau tidak.

Banyak sekali keuntungan dari melakukan SEO, diantaranya yaitu :


  1. Mendatangkan Traffic yang Banyak
  2. Jika situs atau blog berada pada halaman pertama sebuah Search Engine pasti akan mendatangkan pengunjung (Traffic) yang sangat besar, tergantung pada keyword yang ditargetkan dan besar kecilnya data hasil pencarian dari Google Planner.

  3. Meningkatkan Penjualan
  4. Jika suatu situs menjual suatu produk atau barang, dan ketika seseorang mencari di google dengan keyword barang yang ingin dibelinya kemudian situs berSEO muncul pada halaman dan baris pertama Search Engine, maka sudah 95% kemungkinan orang tersebut akan membeli barang yang diinginkannya dalam situs tersebut.

  5. Meningkatkan Daya Saing
  6. Jika posisi hasil search suatu situs lebih unggul, maka secara otomatis daya saingnya pun akan lebih tinggi. Semakin rendah kemungkinan pengunjung (Traffic) yang mendatangi website pada halaman yang semakin menjauhi halaman utama hasil search pada sebuah Search Engine.

Sumber :
http://www.pojokwebsite.com/pengertian-seo.html
http://www.rudinazar.com/apa-itu-seo/
»»  [ Read More..]

Cloud Computing  

Posted by Frans
Cloud Computing adalah suatu istilah yang banyak digunakan oleh Industi IT yang memiliki arti yang berbeda bagi setiap orang. Namun pada intinya cloud computing adalah suatu pergeseran dari perusahaan dalam membeli dan memelihara server dan aplikasi on-premise yang mahal, dan bergerak menuju metode penyewaan IT, sesuai dengan kebutuhan, dari penyedia layanan public cloud.

Dalam beberapa tahun terakhir Cloud Computing telah menjadi kebutuhan bagi perusahaan untuk memindahkan teknologi mereka ke sebuah pusat data yang dikelola secara profesional oleh pihak luar. Perubahan didorong oleh mulai tersedianya internet berkecepatan tinggi yang tidak hanya tersedia di kantor, tetapi juga di rumah, dan di mana saja.

Alasan ekonomi yang menjadi pendorong di belakang konsolidasi ini adalah penghematan biaya yang signifikan dan pengurangan risiko yang diterima oleh perusahaan ketika mereka memusatkan sumber daya teknologi mereka di sebuah pusat data yang dikelola secara profesional oleh pihak luar. Penyedia layanan publik dapat mengimplementasikan keamanan industri yang paling canggih dan proses ketersediaan yang tinggi serta menawarkan pemantauan dan pemeliharaan server 24×7.

KEUNGGULAN CLOUD COMPUTING SISTEM

Merujuk kepada (Thia, 2008), keuntungan Cloud Computing antara lain:


  1. Keuntungan bagi para pelaku bisnis adalah minimalisasi biaya investasi infrastruktur publik sehingga bisnis bisa lebih terfokus pada aspek fungsionalitasnya,
  2. Bagi application developer, layanan PaaS memungkinkan pengembangan dan implementasi aplikasi dengan cepat sehingga meningkatkan produktivitas,
  3. Bagi para praktisi yang bergerak di industri TI, hal ini berarti terbukanya pasar baru bagi industri jasa pengembangan teknologi informasi,
  4. Bagi pebisnis di bidang infrastruktur, hal ini merupakan peluang yang besar karena dengan meningkatnya penggunaan layanan SaaS ini akan meningkatkan penggunaaan bandwidth internet,
  5. Integrasi aplikasi dengan berbagai perangkat


KEKURANGAN CLOUD COMPUTING

Merujuk kepada (Robbins, 2009), resiko yang harus dihadapi user dalam penggunaan Cloud Computing ini antara lain:


  1. Service level, artinya kemungkinan service performance yang kurang konsisten dari provider. Inkonsistensi cloud provider ini meliputi, data protection dan data recovery,
  2. Privacy, yang berarti adanya resiko data user akan diakses oleh orang lain karena hosting dilakukan secara bersama-sama,
  3. Compliance, yang mengacu pada resiko adanya penyimpangan level compliance dari provider terhadap regulasi yang diterapkan oleh user,
  4. Data ownership mengacu pada resiko kehilangan kepemilikan data begitu data disimpan dalam cloud,
  5. Data mobility, yang mengacu pada kemungkinan share data antar cloud service dan cara memperoleh kembali data jika suatu saat user melakukan proses terminasi terhadap layanan cloud Computing.

Beberapa pertimbangan lain yang menjadi resiko Cloud Computing adalah:

- Ketidakpastian kemampuan penegakan kebijakan keamanan pada provider

- Kurang memadainya pelatihan dan audit TI

- Patut dipertanyakan kendali akses istimewa pada situs provider

- Ketidakpastian kemampuan untuk memulihkan data

- Kedekatan data pelanggan lain sehingga kemungkinan tertukar

- Ketidakpastian kemampuan untuk mengaudit operator

- Ketidakpastian keberlanjutan keberadaan provider

- Ketidakpastian kepatuhan provider terhadap peraturan.

Pada dasarnya, dengan Cloud Computing konsumen membebaskan diri dari tanggung jawab untuk mengelola stack sumber daya komputasi. Levelnya mulai dari SaaS ketika kita benar-benar bebas, PaaS ketika kita masih harus membuat aplikasi, dan IaaS di mana kita juga masih harus sibuk dengan Operating System. Berikut ini layanan yang disediakan oleh Cloud Computing :

1. Software as a Service (SaaS), kita sebenarnya sudah akrab dengan layanan cloud computing melalui Yahoo Mail, Hotmail, Google Search, Bing, atau MSN Messenger. Contoh lain yang cukup populer adalah Google Docs ataupun Microsoft Office Web Applications yang merupakan aplikasi pengolah dokumen berbasis internet.

Di dunia bisnis, kita mungkin familiar dengan SalesForce.com atau Microsoft CRM yang merupakan layanan aplikasi CRM. Di sini, perusahaan tidak perlu setup hardware dan software CRM di server sendiri. Cukup berlangganan SalesForce.com maupun Microsoft CRM, kita bisa menggunakan aplikasi CRM  kapan dan dari mana saja melalui internet. Kita tidak perlu melakukan investasi server maupun aplikasi. Kita juga akan selalu mendapat aplikasi terbaru jika terjadi upgrade. Intinya, kita benar-benar hanya tinggal menggunakan aplikasi tersebut. Pembayaran biasanya dilakukan bulanan, dan sesuai jumlah pemakai aplikasi tersebut. Dengan kata lain, pay as you go, pay per use, per seat.

Semua layanan ini, dimana suatu aplikasi software tersedia dan bisa langsung dipakai oleh seorang pengguna,  termasuk ke dalam kategori Software as a Services (SaaS). Secara sederhana, kita langsung mengkonsumsi layanan aplikasi yang ditawarkan.

2. Platform as a Service (PaaS), Sering terjadi, suatu aplikasi software yang sifatnya package tidak dapat memenuhi kebutuhan proses bisnis kita. Demikian pula dengan SaaS, di mana aplikasi yang ditawarkan sebagai layanan tidak sesuai dengan proses bisnis kita. Nah, pada skenario ini, kita dapat menggunakan jenis layanan yang disebut Platform as a Service (PaaS).

Pada PaaS, kita membuat sendiri aplikasi software yang kita inginkan, termasuk skema database yang diperlukan. Skema itu kemudian kita pasang (deploy) di server-server milik penyedia jada PaaS. Penyedia jasa PaaS sendiri menyediakan layanan berupa platform, mulai dari mengatur server-server mereka secara virtualisasi sehingga sudah menjadi cluster sampai menyediakan sistem operasi di atasnya. Alhasil, kita sebagai pengguna hanya perlu memasang aplikasi yang kita buat di atasnya.

Jika kita adalah perusahaan pembuat software, PaaS juga memberi alternatif lain. Alih-alih memasang software di server konsumen, kita bisa memasang software tersebut di server milik penyedia layanan PaaS, lalu menjualnya ke konsumen dalam bentuk langganan. Dengan kata lain, kita membuat sebuah SaaS.

Singkatnya, dengan PaaS, kita membangun aplikasi kita sendiri di atas layanan PaaS tersebut. Adapun contoh vendor penyedia layanan Paas adalah Microsoft Azure dan Amazon Web Services.

3. Infrastructure as a Service (IaaS), Ada kasus ketika konfigurasi yang disediakan oleh penyedia PaaS tidak sesuai dengan keinginan kita. Kita berniat menggunakan aplikasi yang memerlukan konfigurasi server yang unik dan tidak dapat dipenuhi oleh penyedia PaaS. Untuk keperluan seperti ini, kita dapat menggunakan layanan cloud computing tipe Infrastructure as a Service (IaaS).

Pada IaaS, penyedia layanan hanya menyediakan sumber daya komputasi seperti prosesor, memori, dan storage yang sudah tervirtualisasi. Akan tetapi, penyedia layanan tidak memasang sistem operasi maupun aplikasi di atasnya. Pemilihan OS, aplikasi, maupun konfigurasi lainnya sepenuhnya berada pada kendali kita.

Jadi, layanan IaaS dapat dilihat sebagai proses migrasi server-server kita dari on-premise ke data center millik penyedia IaaS ini. Para vendor cloud computing lokal rata-rata menyediakan layanan model IaaS ini, dalam bentuk Virtual Private Server.

Bagaimana Perkembangan Cloud Computing di Indonesia sendiri ?

Di Indonesia untuk sisi penyedia cloud computing ada beberapa yang boleh saya katakan “Berani Mati” yang menyediakan IAAS.  Hal ini karena menurut saya tidak mungkin dalam skala kecil (jika kita mengerti apa itu cloud computing) dan sulit bersaing dengan penyedia penyedia raksasa seperti Microsoft, Google, Amazon, dsb.  Untuk fasilitas 2 tentunya hampir tidak mungkin karena lebih sulit lagi menyaingi Microsoft yang sudah sejak awal berdirinya menyediakan software untuk development tool seperti Visual Studio sekarang ini.  Kesempatan yang sangat besar adalah untuk menyediakan SAAS karena mengingat lebih banyaknya orang miskin dan UKM.  Baca layanan komputasi awan untuk UKM. Perusahaan perusahaan besar di Indonesia yang sudah merambah menjadi penyedia jasa pelayanan cloud computing adalah PT TELKOM, PT Indosat, XL, dsb.

Di sisi konsumen sebagai pemakai tentunya semua fasilitas no 1 s/d 3 sangat dibutuhkan di Indonesia.  Kebanyakan semua perusahaan memerlukan fasilitas 1 s/d 3 kecuali beberapa yang mengembangkan softwarenya sendiri hanya membutuhkan 1 dan 2 saja.  Dari sudut pandang geografisnya dan juga tingkat rata rata ekonomi rakyatnya maka perkembangan kebutuhan cloud computing ini sangatlah besar bahkan boleh di katakan Indonesia sebagai pasar yang sangat besar bagi cloud computing.  Sebagai contohnya FACEBOOK dimana Indonesia merupakan negara terbesar sebagai pemakainya.

Source : www.indonesiancloud.com
»»  [ Read More..]

Contoh Proposal Proyek TI  

Posted by Frans
Proposal adalah hal yang sangat penting dalam mengajukan kegiatan resmi, apalagi yang menyangkut instansi resmi. Dalam artikel ini dibuat contoh proposal pengajuan proyek dalam bidang teknik informatika yaitu untuk membuat perangkat lunak dengan tujuan tertentu.
Adapun nama perusahaan dan jabatan dalam artikel ini adalah rekayasa semata, sedangkan nama-nama yang tercantum adalah anggota kelompok yang bertugas untuk tugas pembuatan contoh proposal ini, adapun anggotanya adalah :
Enrico Didi Fransman (52411444)
Jodhi Satrio (53411833)
Juliandi Kasugara Gestanodika (53411879)
Mutia Purnamasari (55411048)
Raden Mochamad Ryansyah (58411440)
Wahyu Mella Harita (57411331)
Yohanes Frans Budiman (57411551)
Vikarnda Affandi (57411280)
PT. Cross Nation
Jl. Raya Kalimalang – Bekasi Barat
Jawa barat
 1
1.1 Latar Belakang
       Perusahaan pembiayaan dalam pembiayaan kendaraan bermotor yang pembayarannya secara angsuran oleh konsumen, melakukan pengikatan atas kendaraan itu sebagai jaminan fidusia. UU No. 42 Tahun 1999 tentang Undang-Undang Jaminan Fidusia (UUJF) mewajibkan jaminan fidusia dengan akta notaris dan didaftarkan pada lembaga pendaftaran fidusia untuk memperoleh sertifikat jaminan fidusia. Akan tetapi perusahaan pembiayaan melakukan pengikatan jaminan fidusia tidak dengan akta notaris dan tidak didaftarkan, sehingga pengikatan itu adalah     pengikatan jaminan fidusia secara di bawah tangan. Akibatnya perusahaan pembiayaan mendapat kendala apabila debitur tidak sanggup lagi membayar angsuran sesuai yang dijanjikan (wanprestasi),yang seharusnya dapat melakukan eksekusi atas jaminan itu sebagai kreditur yang didahulukan.
Atas dasar kepastian hukum bagi perusahaan pembiayaan dan konsumen sehubungan dengan pelaksanaan transaksi fidusia, maka pada tanggal 7 Agustus 2012   terbit Peraturan MenteriKeuanganNo.130/PMK.010/2012 mengenai pendaftaran jaminan fidusia bagi perusahaan pembiayaan yang melakukan pembiayaan konsumen untuk kendaraan bermotor dengan pembebanan jaminan fidusia. Dengan keluarnya peraturan ini, maka seluruh perusahaan pembiayaan harus mendaftarkan fidusia untuk setiap transaksi pembiayaannya. Dalam peraturan ini disebutkan bahwa perusahaan pembia-yaan wajib mendaftarkan jaminan fidusia pada kantor pendaftaran fidusia paling lama 30 (tiga puluh) hari kalender terhitung sejak tanggal perjanjian pembiayaan konsumen. Pada kenyataannya, dikarenakan menumpuknya berkas maka waktu proses pembuatan akta fidusia menjadi lama. Oleh karena itu diperlukan sebuah aplikasi yang dapat mempercepat proses pembuatan akta fidusia. Dari latar belakang ini maka perlu dibuat aplikasi yang dapat memudahkan pembuatan akta fidusia, sehingga transaksi pembiayaan dapat terjadi dengan cepat dan menguntungkan antara kedua belah pihak perusahaan dan konsumen.
1.2 Tujuan Proyek
  1. Mempercepat proses pembuatan akta fidusia motor
  2. Meningkatkan kinerja notaris dan perusahaan pembiayaan
  3. Membantu pemerintah dalam meningkatkan akan ketaatan dan keteraturan hukum
1.3 Ruang Lingkup
  1. Aplikasi ini dapat mengkonversi data dari form ke dalam bentuk dokumen dan membantu mencegah terlewatnya data untuk dimasukkan ke dalam dokumen akta.
  2. Aplikasi juga dapat melakukan konversi untuk nama hari dan bulan berdasarkan data tanggal serta membentuk kalimat terbilang untuk tanggal, waktu, dan harga.
2

2.1 Nama Perangkat Lunak
            “Fidusia Assistant”
2.2 Metodologi Pengerjaan
  1. Analisa Permasalahan : Analisa dilakukan untuk mendapatkan pokok permasalahan yang ingin dipecahkan berdasarkan pembahasan mengenai akta fidusia khususnya untuk kendaraan bermotor.
  1. Perencanaan Aplikasi : Perencanaan dari aplikasi dilakukan dimulai dari penentuan jenis aplikasi, software pembantu dalam membuat aplikasi, penentuan output atau hasil dari aplikasi, dan software yang mendukung pengolahan hasil dari aplikasi yang berjenis dokumen.
  1. Implementasi : Implementasi dilakukan setelah rancangan program telah terbentuk. Pada tahap ini akan dijelaskan langkah-langkah pembuatan aplikasi secara spesifik yaitu dalam hal pemrograman dan penjelasan logika dari program itu sendiri.
  1. Uji Coba Aplikasi : Setelah aplikasi selesai dibuat, perlu dilakukan sebuah uji coba untuk mengetahui kemungkinan terjadinya kesalahan yang tak terduga saat perancangan aplikasi. Proses uji coba dilakukan pada aplikasi yang telah selesai mendapatkan implementasi script program.
  1. Pengaplikasian dan perawatan : Setelah kami selesai melakukan uji coba dalam lingkungan kami, maka akan dilakukan uji coba lapangan dengan mengaplikasikan program ke dalam lingkup perusahaan.
2.3 Rincian Sistem
             Untuk menjelaskan apa yang akan dilakukan secara lebih detail maka direpresentasikan dengan menggunakan sequence diagram, yang menjelaskan secara  detail apa yang dilakan program dalam membuat akta fidusia nantinya.
4
Tahapan yang berlangsung antara pengguna dengan aplikasi ini dan juga antara aplikasi dengan Microsoft Word sebagai pendukung dalam mendapatkan output hasil proses aplikasi. Pertama pengguna akan membuka aplikasi dan aplikasi merespon dengan menampilkan form kepada pengguna. Selanjutnya pengguna dapat mengisi data ke dalam form dan kemudian melakukan pengecekan kelengkapan data yang telah diisi dengan menggunakan tombol cek data pada form. Ketika tombol cek data diklik, program akan melakukan proses pengecekan kelengkapan data.Jika ternyata data tidak lengkap, akan tampil peringatan kepada pengguna dabsaat data dinyatakan lengkap, tombol proses akan diaktifkan sehingga memungkinkan untuk diklik oleh pengguna. Tahap selanjutnya adalah pengguna dapat menekan tombol proses yang telah aktif. Ketika tombol proses ditekan, program akan memanggil Microsoft Word untuk persiapan menghasilkan output bagi pengguna. Selanjutnya program akan memerintahkan Microsoft Word untuk membuka template akta. Saat template telah terbuka, program memerintahkan Microsoft Word untuk melakukan proses replace antara keyword dalam template dengan data yang terdapat pada form. Program akan memerintahkan Microsoft Word untuk melakukan proses penyimpanan dokumen yang telah mengalami perubahan-perubahan tadi.Tahap akhir adalah Microsoft Word menampilkan hasil pemrosesan yang telah dilakukan oleh aplikasi kepada pengguna.
2.4 Teknologi yang Digunakan
Untuk membangun aplikasi ini kami menggunakan perangkat keras dengan rincian sebagai berikut :
  1. Sony Vaio vpacaa15fg
  2. Processor Intel(R) Core(TM) i5-2410M
  3. CPU @ 2,30GHz 2,3 GHz
  4. Kapasitas RAM 4GB
  5. Harddisk 512 GB
  6. VGA Card ATI Radeon 1GB
Sedangkan untuk perangkat lunak yang kami gunakan adalah :
  1. Visual Studio 2012
  2. Microsoft Word 2010
  3. Windows 7
2.5 Susunan Kepanitiaan
5

2.6 Rincian Biaya
Adapun untuk pembiayaan terdiri dari dua macam kebutuhan perangkat lunak dan kebutuhan kepegawaian :
1. Kebutuhan Perangkat Lunak
6
2. Kebutuhan Kepegawaian
7

3

             Demikian proposal pembuatan perangkat lunak ”Fidusia Assistant” ini kami buat dan ajukan kepada perusahaan anda. Mengingat betapa pentingnya fidusia bagi kelangsungan transaksi pembelian kendaraan terutama motor dengan sistem angsuran, maka perlu adanya perangkat lain yang dapat menunjang kebutuhan yang mendesak dan sangat penting ini. Zaman sekarang semua hal harus dilakukan dengan cepat, tidak terkecuali pembelian kendaraan dengan cara mengangsur. Karena itu perusahaan kami menjamin dengan adanya perangkat lunak ini dapat mempermudah pengerjaan akta fidusia, sehingga perusahaan pembiayaan dan notaris dapat bekerja dengan lebih efisien melayani masyarakat.
Terima kasih atas perhatiannya, kami harapkan tanggapan dan kerja samanya.
Sumber :
»»  [ Read More..]

TUGAS PENGANTAR BISNIS INFORMATIKA  

Posted by Frans
MAKALAH PENGANTAR BISNIS INFORMATIKA
TUGAS 2: MATERI ASPEK PEMASARAN
SUB POKOK ANALISIS SITUASI PASAR
(Ditujukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Bisnis Informatika)

Disusun Oleh:
Raden Mochamad Ryansyah (58411440)
Yohanes Frans Budiman (57411551)
   
Anggota Kelompok 3 (Materi Aspek Pemasaran):
Enrico Didi Fransman (52411444)
Jodhi Satrio (53411833)
Juliandi Kasugara Gestanodika (53411879)
Mutia Purnamasari (55411048)
Raden Mochamad Ryansyah (58411440)
Wahyu Mella Harita (57411331)
Yohanes Frans Budiman (57411551)
Vikarnda Affandi (57411280)


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Perubahan kebutuhan pembeli, kekuatan sosial ekonomi, teknologi baru, kekuatan sosial ekonomi, dan kegiatan persaingan dapat menyebabkan perubahan pada Pasar. Perubahan-perubahan tersebut menyebabkan peluang dan ancaman baru bagi perusahaan untuk melayani pasar.

1.2  Identifikasi Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka masalah yang dibahas dalam makalah ini adalah menjelaskan mengenai analisis sutuasi pasar.

1.3  Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan makalah yaitu :
1.    Untuk mengetahui dasar penilaian situasi
2.    Untuk mengetahui metode analisis situasi pasar

BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Pengertian Analisis Situasi Pasar
Analisa situasi pasar persaingan adalah langkah pertama dalam merancang strategi baru atau mengkaji strategi yang sudah ada (Carvens, 2000). Analisa situasi ini dilakukan setelah strategi diimplikasikan untuk menentukan perubahan strategi yang diperlukan.

2.2  Dasar Penilaian Situasi
a.      Analisa Pasar
Pasar hendaknya ditentukan agar konsumen dan pesaing dapat dianalisis secara tepat. Menurut Kotler (2000), syarat adanya pasar adalah harus terdapat orang-orang dengan kebutuhan dan keinginan tertentu dan satu atau lebih produk yang dapat memuaskan kebutuhan ini. Selain itu, para pembeli juga mau dan mampu membeli produk yang memuaskan kebutuhan keinginan mereka.
Pasar produk merupakan produk khusus yang dapat memuaskan sejumlah kebutuhan dan keinginan manusia yang mau dan mampu membelinya (Cravens, 2000). Istilah produk menunjukkan produk fisik atau jasa pelayanan. Defenisi ini memadukan manusia atau organisasi dengan kebutuhan dan keinginan yang hampir sama terhadap suatu kategori produk yang dapat memuaskan keinginan tersebut.
b.      Analisa Persaingan
Persaingan antar merk dapat terjadi pada semua struktur pasar produk. Biasanya perusahaan tidak bersaing langsung dengan semua perusahaan dalam industri. Karenanya harus dilakukan identifikasi perusahaan mana yang merupakan pesaing utama.
Pengevaluasian strategi, kekuatan, kelemahan dan rencana para pesaing juga merupakan aspek kunci analisa situasi. Evaluasi ini penting untuk identifikasi pesaing yang sudah ada dan potensial. Hanya beberapa perusahaan dalam industrinya yang menyimpulkan para pesaing utama. Cravens (2000) menyatakan bahwa analisa pesaing meliputi pendefenisian arena persaingan, penganalisisan group strategis, pengambaran dan pengevaluasian tiap pesaing utama. Analisis tersebut harus menunjukan kekuatan dan kelemahan pesaing.

2.3  Metode Analisis Situasi Pasar
Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (Opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (Weaknesses) dan ancaman (Threat). Perencanaan strategis harus menganalisis faktor-faktor strategis perusahaan (kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman) dalam kondisi yang ada saat ini. Hal ini disebut dengan analisis situasi. Model yang paling populer untuk analisis situasi adalah Analisis SWOT (Rangkuti, 2005:19).
*   Kekuatan (Strenghts) adalah situasi internal organisasi yang berupa kompetensi/kapabilitas/sumberdaya yang dimiliki organisasi, yang dapat digunakan sebagai alternatif untuk menangani peluang dan ancaman.
*   Kelemahan (Weakness) adalah situasi internal organisasi dimana kopetensi/kapabilitas/sumberdaya organisasi sulit digunakan untuk menangani kesempatan dan ancaman.
*   Peluang (Opportunity) adalah situasi eksternal organisasi yang berpotensi menguntungkan.
*   Ancaman (Threat) adalah situasi eksternal organisasi yang berpotensi menimbulkan kesulitan.

Berdasarkan SWOT, dapat dibentuk 4 strategi yaitu :
1.      Strategi SO
Strategi ini dibuat berdasarkan jalan pikiran perusahaan, yaitu dengan memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya.

2.      Strategi ST
Strategi ini adalah strategi yang digunakan oleh perusahan untuk mengatasi ancaman dengan menggunakan kekuatan yang dimiliki

3.      Strategi WO
Strategi ini diterapkan berdasarkan pemanfaatan peluang yang ada dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada

4.      Strategi WT
Strategi ini didasarkan pada kegiatan yang bersifat defensive dan berusaha meminimalkan kelemahan yang ada, serta menghindari ancaman Analisis SWOT adalah penilaian terhadap hasil identifikasi situasi, untuk menentukan apakah suatu kondisi dikategorikan sebagai kekuatan, kelemahan, peluang atau ancaman (Tripomo, 2005:118).

a.      Analisa Lingkungan Eksternal
Analisa lingkungan eksternal berguna untuk merumuskan strategi memanfaatkan peluang yang ada dan meminimumkan ancaman potensial yang akan dihadapi suatu perusahaan. David (2000) membagi kekuatan eksternal kedalam lima kategori yaitu kesadaran ekonomi, kekuatan sosial (termasuk didalamnya budaya, demografi dan lingkungan), kekuatan politik, kekuatan teknologi dan kekuatan pesaing.
Salah satu bentuk penelusuran lingkungan eksternal, dapat dilakukan dengan menggunakan matriks EFAS (Exsternal Factors Strategic Analisys Summary). Menurut David (1997), matriks EFAS digunakan untuk mengevaluasi faktor-faktor eksternal. Data eksternal dikumpulkan untuk menganalisis hal-hal yang menyangkut persoalan ekonomi , sosial , budaya, demografi, lingkungan, politik, peraturan pemerintah, hukum, teknologi, persaingan di pasar industri dimana perusahaan berada.
b.      Analisa Lingkungan Internal
Analisa terhadap lingkungan internal dapat menjadi landasan bagi perusahaan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan (Hunger dan Wheelen, 2000). Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap strategi yang dijalankan perusahaan. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Pearce dan Robinson (1997) bahwa analisa internal adalah pengertian mengenai pemikiran pencocokan kekuatan dan kelemahan internal perusahaan dengan peluang dan ancaman yang ada di lingkungan. Dalam penyusunan analisa lingkungan internal yag menyangkut kekuatan dan kelemahan organisasi, dapat ditempuh dengan mempergunakan matriks analisa lingkungan internal IFAS (Internal Factors Analisys Summary) untuk mengidentifikasi faktor strategi internal. Matriks IFAS digunakan untuk mengetahui faktor-faktor internal perusahaan berkaitan dengan kekuatan dan kelemahan, data yang dapat digali dari beberapa fungsional perusahaan misalnya aspek manajemen, keuangan, SDM, pemasaran, sistem informasi, dan produksi (David, 1997).

BAB 3
KESIMPULAN

            Terdapat banyak aspek yang harus diperhatikan dalam pemasaran produk seperti perubahan kebutuhan pembeli, kekuatan sosial ekonomi, teknologi baru, kekuatan sosial ekonomi, dan kegiatan persaingan. Oleh sebab itu perlu dipahami cara untuk mengetahui dasar penilaian situasi dan mengetahui metode analisis situasi pasar.


»»  [ Read More..]